Artikel

You are here

Visit "Mobile School" pada komunitas Orang Rimba

Ditengah mewabahnya virus COVID-19,  Sekolah Berjalan merupakan salah satu alternatif yang ditempuh oleh Balai Taman Nasional Bukit Duabelas untuk tetap hadir melayani kebutuhan akan pendidikan dan pengajaran kepada anak-anak Orang Rimba/SAD sebagai bagian dari bentuk pemberdayaan kepada masyarakat penyangga kawasan. Kali ini bukan "Melangun" yang menjadi alasan dilakukannya kegiatan ini namun "Besesandingon", yang merupakan kebiasaan turun temurun dan merupakan salah satu kearifan lokal Orang Rimba/SAD untuk menjauhi keramaian, agar tidak terkena wabah penyakit.

Patroli Pengamanan Kawasan Hutan BTNBD

Sarolangun- Rabu, 18 Maret 2020-Balai Taman Nasional Bukit Dua Belas melalui SPTN Wilayah I Batang Hari Resort Bathin XXIV melaksanakan kegiatanPatroli Pengamanan Terestrial Bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP)“di SPTN I Wilayah Batanghari Resort Bathin XXIV Petak I.A.3 Grid AK.19, AJ.19, AI.19 dan AH.19. Personel Patroli terdiri dari 3 (tiga) Orang POLHUT Resort Bathin XXIV, 1 (satu) orang Babinsa TNI dan 6 (enam) orang MMP.

Hutan Lestari, Orang Rimba Sejahtera....

Hutan Bukit Duabelas adalah rumah Orang Rimba, sekaligus menjadi sumber penghidupan mereka sejak lama secara  turun temurun. Proses kehidupan yang sudah berlangsung lama tersebut, telah membentuk peradaban dan budaya saling ketergantungan antara manusia dan alam, manusia dengan hutan, yang harmonis dalam tatanan kehidupan tradisional yang kuat karena dibalut oleh aturan adat dan kearifan lokalnya.

PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN BUKIT DUABELAS

Dalkarhut Taman Nasional Bukit Duabelas....

Kebakaran hutan dan lahan adalah momok yang selalu menakutkan pada saat musim kemarau tiba.  Apalagi bagi lembaga/instansi yang diberi mandat oleh Negara mengelola sumberdaya daya alam berupa hutan dan lahan.  Oleh karena itu pengendalian kebakaran hutan menjadi bagian penting dalam Pengelolaan hutan sehingga perlu penanganan yang optimal.

Role Model Pengelolaan Ekowisata Bukit Bogor Berbasis Masyarakat dan Pengelolaan Zona Tradisional pada Kelompok Tumenggung Bepayung

Taman Nasional Bukit Duabelas yang ditunjuk dengan salah satu tujuan khusus sebagai ruang hidup dan penghidupan Orang Rimba, memiliki tipe ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah dengan topografi datar hingga perbukitan. Kawasan ini sebelumnya merupakan eks cagar Biosfer dan hutan produksi, serta secara umum merupakan wilayah jelajah penghidupan Orang Rimba, sehingga potensi wisata alam yang dapat dikembangkan sangat terbatas pada lokasi-lokasi tertentu.

Menjaga Fungsi Kawasan

Kawasan Taman Nasional (TN) Bukit Duabelas merupakan kawasan konservasi memiliki fungsi sebagai penyangga kehidupan yaitu tempat hidup dan penghidupan Orang Rimba / SAD,   sebagai sumber air/daerah tangkapan air, sumber udara bersih / oksigen (O2) dan tempat hidup dan berkembang biak tumbuhan dan satwa. Sebagai kawasan penyangga kehidupan tentunya kelestarian kawasan harus dipertahankan sehingga kawasan dapat berfungsi secara maksimal dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat khususnya yang berada di dalam dan sekitar kawasan TN Bukit Duabelas.

“TANGGUNG JAWAB MANUSIA TERHADAP KELESTARIAN ALAM DALAM AL-QUR’AN”

Masalah lingkungan hidup saat ini banyak menuai perhatian masyarakat dunia karena alam dari hari ke hari semakin rusak. Hutan-hutan yang memberikan oksigen dari hari kehari semakin sedikit, air laut dan air sungai kini telah tercemar, begitu pula tanah juga ikut tercemar oleh zat-zat kimia yang berbahaya, lapisan ozon semakin menipis, dan masih banyak lagi masalah lainnya. semua ini berakibat fatal bagi keberlangsungan hidup kita dan seluruh makhluk hidup lainnya di muka bumi ini.

PERMAINAN RAKYAT SUKU ANAK DALAM

Orang Rimba Bukit Duabelas

Di zaman modern saat ini, dimana game-game online pada sebagian besar daerah dapat diakses dimanapun dan kapanpun, permainan tradisional rakyat secara perlahan mulai tertinggalkan. Padahal seperti yang kita ketahui bahwa permainan rakyat penuh dengan kreativitas. Hanya beberapa daerah tertentu  saja yang masih melakukan permainan rakyat tersebut yang mungkin dikarenakan sulit untuk mengakses game online.

Pages