#orangrimba

You are here

Kunjungan tim dari Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam terkait Pembahasan Hasil Survey Evaluasi Zonasi Taman Nasional Bukit Duabelas Tahun 2018

Kunjungan tim dari Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam terkait Pembahasan Hasil Survey Evaluasi Zonasi Taman Nasional Bukit Duabelas Tahun 2018 pada : 
Hari/tanggal : Selasa, 30 Oktober 2018
Tempat. : Aula TN Bukit Duabelas

Kategori: 

Akar Kuning

Nama Daerah : Aruey ki koneng (Sunda), Oyod sirawanan (jawa), Peron (Jawa), Uwas (Minahasa), Gumi Modoku (Halmahera), Akar Kuning, Akar Kunyit (Orang Rimba-Jambi)Tumbuhan asli Taman Nasional BUkit Duabelas ini tergolong ke dalam Tumbuhan Obat yang banyak dimanfaatkan oleh Orang Rimba BUkit Duabelas. jenis ini mengandung Alkanoid, Saponin, Flavanoid, Tanin, Antraquinon (TNBD)

Khasiat: Jenis ini dimanfaatkatn sebagai obat tradisional sebagai penangkal racun, obat malaria, sakit kuning, obat demam, dan obat kuat. bagian tumbuhan yang dimanfaatkan pada umumnya adalah akarnya

Kategori: 

Harendong

Harendong merupakan tumbuhan asli di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas dan termasuk salah satu tumbuhan obat yang digunakan oleh Suku Anak Dalam/Orang Rimba untuk mengobati penyakit tertentu. 

Kingdom: Plantae

Division: Magnoliophyta

Class: Magnoliopsida

Kategori: 

Jernang

Jernang (Daemonorops sp) merupakan tumbuhan asli di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas. Buah dan getah tanaman tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan Orang Rimba di kawasan tersebut. 

Kategori: 

Goresan Kesan dan Pesan

Kegiatan Dialog Pengelolaan Taman Nasional Bukit Duabelas yang dilaksanakan pada tanggal 7 September 2018 bertempat di Balai Betetemuon, Desa Bukit Suban, Kecamatan Sarolangun dilengkapi dengan penulisan pesan dan kesan, Dirjen KSDAE,  Ir. Wiratno, M.Sc dan Bupati Sarolangun, Drs. H. Cek Endra.

Kategori: 

Dialog Pengelolaan Taman Nasional Bukit Duabelas bersama Dirjen KSDAE dan Bupati Sarolangun

Dialog Pengelolaan Taman Nasional Bukit Duabelas bersama Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Ir. Wiratno, M.Sc dan Bupati Sarolangun, H. Cek Endra, dan Suku Anak Dalam (13 Temenggung) bertempat di Balai Betetemuon Kartika, Desa Bukit Suban. 

Kategori: