#kemenlhk

You are here

Menjaga Fungsi Kawasan

Kawasan Taman Nasional (TN) Bukit Duabelas merupakan kawasan konservasi memiliki fungsi sebagai penyangga kehidupan yaitu tempat hidup dan penghidupan Orang Rimba / SAD,   sebagai sumber air/daerah tangkapan air, sumber udara bersih / oksigen (O2) dan tempat hidup dan berkembang biak tumbuhan dan satwa. Sebagai kawasan penyangga kehidupan tentunya kelestarian kawasan harus dipertahankan sehingga kawasan dapat berfungsi secara maksimal dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat khususnya yang berada di dalam dan sekitar kawasan TN Bukit Duabelas.

“TANGGUNG JAWAB MANUSIA TERHADAP KELESTARIAN ALAM DALAM AL-QUR’AN”

Masalah lingkungan hidup saat ini banyak menuai perhatian masyarakat dunia karena alam dari hari ke hari semakin rusak. Hutan-hutan yang memberikan oksigen dari hari kehari semakin sedikit, air laut dan air sungai kini telah tercemar, begitu pula tanah juga ikut tercemar oleh zat-zat kimia yang berbahaya, lapisan ozon semakin menipis, dan masih banyak lagi masalah lainnya. semua ini berakibat fatal bagi keberlangsungan hidup kita dan seluruh makhluk hidup lainnya di muka bumi ini.

Penyusunan Target PNBP Tahun 2020

Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun target PNBP lingkup KLHK Tahun 2020. Hal ini sesuai dengan ketentuan Kementerian Keuangan bahwa target PNBP harus disampaikan H-1 tahun berjalan. Pada tahun 2019 mendatang target PNBP berkisar pada angka 4.77,83 T dan Tahun 2020 berkisar 5 T. Sementara pada tahun berjalan 2018 sudah diperoleh PNBP 3.985,64 T atau 90% dari target 4.407,05 T. Dari besaran ini, PNBP Direktorat Jenderal KSDAE menyumbang sekitar 10%. Untuk Taman Nasional Bukit Duabelas sendiri, mempunyai target tahun 2019 sebesar 14.300.000 dan tahun 2020 sebesar 15.050.000.

Pertemuan Dengan Berbagai Mitra Terkait Pembahasan Kegiatan Hasil Evaluasi Zonasi Taman Nasional Bukit Duabelas Tahun 2018

Pertemuan Dengan Berbagai Mitra Terkait Pembahasan Kegiatan Hasil Evaluasi Zonasi Taman Nasional Bukit Duabelas Tahun 2018.
.
Hari/tanggal : Rabu/ 31 Oktober 2018
Tempat : Aula Balai TN Bukit Duabelas
Agenda : Pembahasan kegiatan survey evaluasi zonasi Taman Nasional Bukit Duabelas 
Peserta : Perwakilan CAPPA, SOKOLA, KKI WARSI, KMB, T. JELITAI, MELADANG, PENYURAU, BEPAYUNG, Dan Pihak TNBD .

Kategori: 

Kunjungan tim dari Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam terkait Pembahasan Hasil Survey Evaluasi Zonasi Taman Nasional Bukit Duabelas Tahun 2018

Kunjungan tim dari Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam terkait Pembahasan Hasil Survey Evaluasi Zonasi Taman Nasional Bukit Duabelas Tahun 2018 pada : 
Hari/tanggal : Selasa, 30 Oktober 2018
Tempat. : Aula TN Bukit Duabelas

Kategori: 

liparis lacerata

Anggrek epifit, simpodial, berumpun, ujung lancip dan panhkal daun menyempit. Anggrek ini biasanya tumbuh di dataran rendah maupun pegunungan. Perbungaan muncul pada ujung umbi semunya, melengkung atau menjuntai kebawah,bunga berbentuk tandan, jumlahnya banyak dan tersusun rapat. Dikawasan TNBD terdapat di Bukit Sungai Keruh Mati. Daerah sebaran lainnya adalah Burma, Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatera, Kalimantan dan Papua Nugini. 

Kategori: 

Bulbophyllum vaginatum

Anggrek epifit dengan umbi semu membulat yang setelah tua bersudut. Permukaan daun berbentuk cembung, tebal, membulat-memanjang, menyempit ke pangkal, ujung tumpul terbelah dua. tangkai bunga panjang. warna bunga putih atau kuning gading, kelopak atas berbentuk kerudung dan pinggiran berbulu, ujung runcing dengan panjang 5-6.5 cm, menyantu dan memendek di pangkal, keduanya bersegmen, mahkota melonjong, pinggiran sampai ujung berbulu dengan panjang 2,5 cm. bibir bunga berbentuk lidah, panjang 2 mm, berwarna kuning gading atau kuning muda dibagian dalam. 

Kategori: 

Pages