Zonasi Kawasan

You are here

Zonasi Taman Nasional Bukit Duabelas saat ini telah mengacu dokumen zonasi TNBD yang disahkan sesuai SK Direktur Jendral PHKA Nomor SK. 22/IV-KKBHL/2015 tanggal 27 Januari 2015. Proses zonasi yang cukup panjang tersebut menggunakan metode pemetaan partisipatif untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat desa maupun komunitas Orang Rimba dalam menggunakan ruang dalam Kawasan TNBD. Berdasarkan Sk tersebut maka zonasi kawasan TNBD yaitu :

  1. Zona Inti. Kawasan yang masuk dalam sona inti adalah daerah perbukitan, hutan rimba dan daerah dengan kondisi kelerengan yang masih asli
  2. Zona Rimba. Zona Rimba berada disekitar areal Zona Inti yang berfungsi sebagai penompang zona inti
  3. Zona Pemanfaatan. Yang termasuk zona pemanfaatan adalah daerah yang memiliki potensi wisata.
  4. Zona Tradisional. Kawasan yang termasuk zona tradisional adalah kebun orang rimba, lokasi pondok Orang Rimab, areal perburuan Orang Rimba, pohon sialang dan kebun buah.
  5. Zona Religi. Zona ini mencakup kawasan sacral Orang Rimba seperti tanah peranokan, tempat bebalai, tanah dewo, pasoron, sentubung budak, tenggeris nama budak, dan tanah bersetan
  6. Zona Rehabilitasi. Yang termasuk zona rehabilitasi adalah kawasan yang terbuka karena kebakaran, perambahan, dan lahan kritis yang memerlukan penanaman kembali dengan tanaman asli.
  7. Zona Khusus. Kawasan yang memiliki potensi sumber daya alam hutan yang secara turun temurun dimanfaatkan kebutuhan hidup dan bukan bersifat komersial