Role Model Pengelolaan Ekowisata Bukit Bogor...

Taman Nasional Bukit Duabelas yang ditunjuk dengan salah satu tujuan khusus sebagai ruang hidup dan penghidupan Orang...

Menjaga Fungsi Kawasan

Kawasan Taman Nasional (TN) Bukit Duabelas merupakan kawasan konservasi memiliki fungsi sebagai penyangga kehidupan yaitu...

“TANGGUNG JAWAB MANUSIA TERHADAP KELESTARIAN...

Masalah lingkungan hidup saat ini banyak menuai perhatian masyarakat dunia karena alam dari hari ke hari semakin rusak....

PERMAINAN RAKYAT SUKU ANAK DALAM

Di zaman modern saat ini, dimana game-game online pada sebagian besar daerah dapat diakses dimanapun dan kapanpun,...

Orang Rimba Bukit Duabelas
KERJASAMA : PENGELOLAAN KOLABORATIF...

Penunjukan TNBD selain mempunyai tujuan yang diamanatkan oleh UU Nomor 5 Tahun 1990, memiliki tujuan khusus sesuai SK...

TUMBUHAN OBAT ALAM DI KAWASAN TNBD

akar sempalas

Taman Nasional Bukit Duabelas ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor: 258/Kpts-II/2000 tanggal 23 Agustus 2000, dengan luas kawasan seluruhnya ± 60.500 Ha. Menyusul kemudian Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.4196/Menhut-II/2014 tanggal 10 Juni 2014 tentang Penetapan Kawasan Hutan Taman Nasional Bukit Duabelas  seluas 54.780,41 hektar yang terletak di Kabupaten Batang Hari seluas 35.292,88 hektar, Kabupaten Tebo seluas 19.882,25  hektar dan Kabupaten Sarolangun seluas 8.605,26 hektar.

Penjajakan Kerjasama Pengamanan dengan Komando Distrik Militer 0420/Sarko

Keutuhan dan kelestarian kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas menjadi tanggung jawab pengelola kawasan yaitu Balai TNBD sebagai upaya penyediaan ruang hidup dan penghidupan Orang Rimba dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya. Namun untuk mencapai tujuan tersebut tentunya memerlukan dukungan semua pihak. Salah satu pihak yang dapat dan telah mendukung pengelolaan tersebut adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang secara administratif di bawah Komando Distrik Militer 0420/Sarko.

Sosialisasi Konservasi kepada Suku Anak Dalam (SAD)

            Sosialisasi konservasi merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Balai Taman Nasional Bukit Duabelas dengan kelompok sasaran masyarakat desa penyangga serta kelompok Suku Anak Dalam (SAD). Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada SAD tentang pentingnya menjaga kawasan hutan khususnya TNBD sebagai tempat tinggal mereka agar tetap lestari sehingga dapat diwariskan kepada anak cucunya.

Serunya Lomba Asah Terampil Kelompok Tani Taman Nasional Bukit Duabelas

Kali perdana Balai Taman Nasional Bukit Duabelas menyelenggarakan Lomba Asah Terampil Kelompok Tani yang ada di desa-desa penyangga wilayah SPTN I Batang Hari pada tanggal 25 November 2017 lalu yang dibuka oleh Kepala SPTN Wilayah I Batang Hari yaitu Bapak Erwin Iskandar S,S.Hut. Sejumlah 9 (Sembilan) kelompok tani yang berasal dari Desa Jelutih, Desa Hajran, Desa Olak Besar, Desa Paku Aji, Desa Sungai Ruan Ilir, Desa Sungai Ruan Ulu, Desa Sungai Lingkar, Desa Padang Kelapo dan Desa Peninjauan mengirimkan perwakilannya.

Pelatihan Kelompok Pecinta Alam (KPA) TN Bukit Duabelas

Sarolangun (20/11/2017). Balai TN Bukit Duabelas  menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kelompok Pecinta Alam (KPA) di Resort Air Hitam I pada tanggal 9 s.d 11 November 2017 lalu. Peserta sejumlah 35 orang yang mengikuti kegiatan ini berasal dari wilayah kerja resort Air Hitam I dan Resort Air Hitam II yang merupakan anggota aktif dari Kelompok Pecinta Alam (KPA) Peta Alam (dibentuk pada tahun 2011) dan Sispala Sultan Thaha  (dibentuk pada tahun 2015). Kedua organisasi pemuda tersebut telah dibina oleh Balai Taman Nasional Bukit Duabelas khususnya oleh Seksi Pengelolaan Wilayah  II Tebo.

Rapat Rutin Bulanan Balai TNBD

Rapat rutin bulanan Balai TNBD dijadwalkan pada minggu pertama setiap bulannya. Peserta rapat terdiri dari Kepala Balai, Kasubbag Tata Usaha, Kepala SPTN Wilayah I Batang Hari, Kepala SPTN Wilayah II Tebo, semua Kepala Resor, Koordinator Fungsional dan Umum, Perencanaan dan Keuangan lingkup Balai TNBD. Rapat ini bertujuan untuk menggkoordinasikan dan mendiskusikan kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilakukan, permasalahan dan kendala di lapangan serta langkah dan solusi yang akan diambil.

Kategori: 

Koordinasi Terkait Pemberdayaan Suku Anak Dalam (SAD)

Taman Nasional Bukit Duabelas yang salah satu tujuan penunjukannya adalah sebagai tempat hidup dan penghidupan Suku Anak dalam (SAD) terus berupaya untuk mewujudkan tujuan tersebut agar SAD dapat bertahan hidup di kawasan dengan tetap memperperhatikan kelestariannya. Pemberdayaan SAD merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Balai TNBD terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi SAD.

TNBD Goes To Campus

Balai Taman Nasional Bukit Duabelas semakin memperluas cakupan penyebaran informasi untuk menyadartahukan masyarakat tentang pentingnya Taman Nasional dan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Sasaran penyebaran informasi pada awalnya antara lain adalah masyarakat desa penyangga, para siswa-siswi sekolah umum, kelompok masyarakat Suku Anak Dalam dan anak-anak Sekolah Rimba. Namun sejak perluasan penyebaran informasi dilakukan terhadap kelompok mahasiswa, kegiatan tersebut dikemas dalam suatu program ‘’Taman Nasional Bukit Duabelas Goes To Campus’’.

Tumenggung Suku Anak Dalam Di Kawasan TNBD

Suku Anak Dalam (SAD) atau dikenal juga dengan Orang Rimba merupakan suku lokal Provinsi Jambi yang telah menempati kawasan Bukit Duabelas sebelum ditunjuk menjadi Taman Nasional sehingga antara kawasan TNBD dengan SAD mempunyai kaitan yang sangat erat. Saat menyebut Bukit Duabelas maka yang langsung terbayang adalah SAD. Bahkan salah satu tujuan penunjukan kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas adalah sebagai tempat hidup dan penghidupan SAD sehingga pengelolaan TNBD sangat memperhatikan keberadaan SAD.

Pages

Rimba Nio Pasti Habiy Kalu Piado Bijego

54,780+
Luas Area (Ha)
200+
Biodiversity
900+
Orang Rimba
6+
Area Wisata Alam

ARTIKEL TERBARU

Taman Nasional Bukit Duabelas yang ditunjuk dengan salah satu tujuan khusus sebagai ruang hidup dan penghidupan Orang Rimba, memiliki tipe ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah dengan...

Kawasan Taman Nasional (TN) Bukit Duabelas merupakan kawasan konservasi memiliki fungsi sebagai penyangga kehidupan yaitu tempat hidup dan penghidupan Orang Rimba / SAD,   sebagai sumber air/...

Masalah lingkungan hidup saat ini banyak menuai perhatian masyarakat dunia karena alam dari hari ke hari semakin rusak.

Orang Rimba Bukit Duabelas

Di zaman modern saat ini, dimana game-game online pada sebagian besar daerah dapat diakses dimanapun dan kapanpun, permainan tradisional rakyat secara perlahan mulai tertinggalkan. Padahal seperti...