Role Model Pengelolaan Ekowisata Bukit Bogor...

Taman Nasional Bukit Duabelas yang ditunjuk dengan salah satu tujuan khusus sebagai ruang hidup dan penghidupan Orang...

Menjaga Fungsi Kawasan

Kawasan Taman Nasional (TN) Bukit Duabelas merupakan kawasan konservasi memiliki fungsi sebagai penyangga kehidupan yaitu...

“TANGGUNG JAWAB MANUSIA TERHADAP KELESTARIAN...

Masalah lingkungan hidup saat ini banyak menuai perhatian masyarakat dunia karena alam dari hari ke hari semakin rusak....

PERMAINAN RAKYAT SUKU ANAK DALAM

Di zaman modern saat ini, dimana game-game online pada sebagian besar daerah dapat diakses dimanapun dan kapanpun,...

Orang Rimba Bukit Duabelas
KERJASAMA : PENGELOLAAN KOLABORATIF...

Penunjukan TNBD selain mempunyai tujuan yang diamanatkan oleh UU Nomor 5 Tahun 1990, memiliki tujuan khusus sesuai SK...

SURVEY LAPANGAN KERJASAMA BALAI TNBD DAN PT SAL

Kegiatan di lapangan

                Pada tanggal 5 April 2018 lalu, telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Balai Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) dengan PT Sari Adiyta Loka (PT SAL). Sebagai tindak lanjut dari kerjasama tersebut maka akan disusun Rencana Pelaksanaan Program (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang ditargetkan dapat ditandatangani pada bulan Mei 2018 ini.

Tindak lanjuti Aspirasi Kelompok Makekal, Kepala Balai TNBD Dialog Dengan Orang Rimba/SAD

Tebo, 2 Mei 2018. Kepala Balai Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD), Bapak Haidir, S.Hut, M.Si mengadakan dialog dengan 3 (tiga) perwakilan kelompok Orang Rimba/SAD yaitu Kelompok Temenggung Grip, Temenggung Jelitai dan Temenggung Ngadap, bertempat di Desa Sungai Jernih Kecamatan Muara Tabir kabupaten Tebo. Dialog tersebut menindaklanjuti aspirasi Orang Rimba/SAD yang tergabung dalam Kelompok Makekal Bersatu (KMB) dan Rakor Lanjutan Tentang Percepatan Penyelesaian Permasalahan Suku Anak Dalam (SAD) di Ruang Rapat Utama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi yang diselenggara

Tunjuk Langit (Helminthostachys zeylanica)

Sesuai dengan visi dan misi Taman Nasional Bukit Duabelas, diantaranya “mengembangkan konservasi genetik dan pemanfaatan sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya secara berkelanjutan”, maka berbagai jenis flora di kembangkan secara in-situ di dalam kawasan dengan pembuatan demplot diantaranya demplot tanaman obat.

Pertama Kalinya, Pelatihan Budidaya Jernang Khusus bagi Orang Rimba

Muara Tabir, 29 Maret 2018. Pelatihan budidaya jernang (Daemonorops draco) dilaksanakan pada tanggal 28 s.d 30 Maret 2018 berlokasi di Wilayah SPTN II Resort II.D Muara Tabir. Sebelumnya, Balai Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) juga pernah melakukan kegiatan serupa dengan peserta masyarakat sekitar kawasan, sementara pada pelatihan ini, seluruh peserta merupakan Orang Rimba yang tinggal di kawasan TNBD.

Peringatan Hari Bakti Rimbawan

Rangkaian peringatan Hari Bakti Rimbawan di Balai Taman Nasional Bukit Duabelas berlangsung cukup meriah. Selama 2 (dua) hari berturut-turut pada tanggal 21 s.d 22 Maret 2018 lalu, segenap pegawai Balai Taman Nasional Bukit Duabelas ikut serta dalam  kegiatan peringatan Hari Bakti Rimabawan ini.Hari pertama, rangkaian kegiatan dimulai dengan pertandingan olahraga cabang tenis meja, catur dan domino.Dilanjutkan dengan upacara pada hari kedua, senam pagi bersama dan pertandingan final olahraga.

Kategori: 

Survey Populasi dan Data Kebun Suku Anak Dalam Tahun 2018

Suku Anak Dalam (SAD) merupakan suku lokal yang tersebar di beberapa daerah di Provinsi Jambi termasuk di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD). SAD yang tinggal di kawasan TNBD lebih suka disebut sebagai “Orang Rimba” yang secara tidak langsung membedakannya dengan SAD yang tinggal di luar kawasan TNBD.

Kategori: 

Kunjungan Kepala Balai ke Wilayah Kerja Resort

Pada tanggal 13 Maret 2018 kemarin, Kepala Balai Taman nasional Bukit Duabelas melakukan kunjungan kerja ke-2 wilayah  resort yaitu Resort Air Hitam I dan Resort Air Hitam II. Pada kesempatan ini, Kepala Balai melakukan pertemuan dengan  Orang Rimba kelompok Temenggung Meladang  (anggota 57 KK) dan Temenggung Grip (anggota 96 KK). Dalam pertemuan ini didiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan kelompok serta upaya pemberdayaan Orang Rimba. Hasil diskusi ini akan menjadi pertimbangan dalam penyusunan anggaran kegiatan pada tahun 2019 mendatang.

 

Kategori: 

Penyuluhan dan Pendampingan Orang Rimba

Pada tanggal 6 s.d. 9 Februari 2018 ini telah dilakukan penyuluhan dan pendampingan kepada Suku Anak Dalam/ Orang Rimba yang ada di kawasan TNBD yaitu pada Kelompok Grip, Bepayung dan Nangkus yang berada di Wilayah Resort II.E Air Hitam I, Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun. Kegiatan ini fokus untuk memperjelas kebali tentang rencana kerjasama di zona tradisional antara kelompok Orang Rimba  dengan Balai Taman Nasional Bukit Duabelas, sekaligus menjajaki program-program yang kemungkinan dapat dilakukan dalam kerjasama tersebut.

Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Masalah Suku Anak Dalam di Jambi

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kantor Staf Presiden (KSP) dan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi. Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari laporan-laporan yang diterima KSP tentang SAD yang ada di Provinsi Jambi dan membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Rapat koordinasi ini adalah tahap awal untuk mengumpulkan informasi dari semua pihak terkait permasalahan yang dihadapi SAD serta solusi yang mungkin ditawarkan untuk penyelesaiannya.

Pages

Rimba Nio Pasti Habiy Kalu Piado Bijego

54,780+
Luas Area (Ha)
200+
Biodiversity
900+
Orang Rimba
6+
Area Wisata Alam

ARTIKEL TERBARU

Taman Nasional Bukit Duabelas yang ditunjuk dengan salah satu tujuan khusus sebagai ruang hidup dan penghidupan Orang Rimba, memiliki tipe ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah dengan...

Kawasan Taman Nasional (TN) Bukit Duabelas merupakan kawasan konservasi memiliki fungsi sebagai penyangga kehidupan yaitu tempat hidup dan penghidupan Orang Rimba / SAD,   sebagai sumber air/...

Masalah lingkungan hidup saat ini banyak menuai perhatian masyarakat dunia karena alam dari hari ke hari semakin rusak.

Orang Rimba Bukit Duabelas

Di zaman modern saat ini, dimana game-game online pada sebagian besar daerah dapat diakses dimanapun dan kapanpun, permainan tradisional rakyat secara perlahan mulai tertinggalkan. Padahal seperti...