KUPU-KUPU DI TAMAN NASIONALBUKIT DUABELAS

You are here

Kupu-kupu termasuk serangga yang sangat luas penyebarannya sehingga sangat mudah kita temukan di sekitar lingkungan kita. Termasuk di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas, kupu-kupu dengan berbagai jenis dan warna cukup  mudah kita temukan di dalam kawasan. Beberapa jenis kupu-kupu yang terdapat di kawasan TNBD adalah :

  1. Papilio polytes                                                 17. Papilio nephelus
  2. Papilio demoleus                                             18. Papilio memnon
  3. Papilio pacliopta                                              19. Troydes amprysus
  4. Trogonoptera brookiana                                 20. Cethoshia hypsea
  5. Idiopsis sp                                                       21. Graphium doson
  6. Graphium antipates                                        22. Graphium Agamemnon
  7. Eurema hecabe                                              23. Danaus melanippus
  8. Pareronia Valerie                                            24. Melanitis boisduvalia
  9. Elymnias hypermnestra                                  25. Elymnias nesae
  10. Neptis hylas                                                    26. Hypolimnas bolina
  11. Tanaecia palguna                                           27. Junonia orithya
  12. Cyrestis thyonneus                                        28. Hebomoia glaucippe
  13. Telcinia violae                                                 29. Mycalesis patiana
  14. Dolescalia bisaltidae                                       30. Ideopsis gaura
  15. Panthema darlissa                                          31. Catopsilia Scylla
  16. Leptosia nina                                                   32. Junonia atlites

 

Diantara jenis kupu-kupu di atas terdapat 2 (dua) jenis yang termasuk jenis langka dan dilindungi yaitu Trogonoptera brookiana  atau Rajah Brooke birdwing dinamai oleh naturalis terkenal Alfred Russel Wallace pada tahun 1855. Jenis ini juga masuk dalam daftar CITES Apendiks II dan Troides amprysus. Selain jenis-jenis yang sudah teridentifikasi di atas masih terdapat 28 kupu-kupu yang belum diketahui jenisnya oleh petugas karena kurangnya literatur sehingga totak keseluruhan jenis kupu-kupu yang sudah didapatkan datanya berupa gambar/foto adalah 60 jenis.

Sampai saat ini, belum ada kegiatan pengelolaan khusus kupu-kupu yang dilakukan Balai TNBD untuk melestarikan dan menjaga keberadaan jenis kupu-kupu ini misalnya dengan penangkaran sederhana di luar kawasan. Hal ini penting untuk dilakukan karena kupu-kupu termasuk jenis serangga yang ikut berperan dalam menjaga ekosistem terutama untuk membantu penyerbukan. Tumbuhan berbunga tidak akan menjadi buah jika tidak terjadi proses penyerbukan.  

Keberadaan kupu-kupu di kawasan juga sangat berkaitan dengan Orang Rimba. Pohon-pohon buah yang sedang berbunga mungkin tidak akan menjadi buah jika tidak ada serangga penyerbuk seperti kupu-kupu sehingga tidak ada buah-buahan yang biasa dikonsumsi Orang Rimba. Hanya saja, sepertinya peranan kupu-kupu ini belum dipahami oleh Orang Rimba di kawasan TNBD. Kupu-kupu tidak termasuk dalam daftar fauna yang dijaga dengan adat istiadat mereka. Sementara, pembukaan lahan untuk ladang dan kebun oleh Orang Rimba di kawasan tentu saja berpengaruh terhadap ekosistem kupu-kupu.

Pembukaan lahan paling tidak berpengaruh terhadap pakan kupu-kupu seperti bunga asoka yang berdasarkan penelitian merupakan jenis bunga yang paling disukai kupu-kupu. Bagi Orang Rimba sendiri, bunga asoka juga tidak termasuk dalam jenis tumbuhan yang penting dalam adat istiadatnya kecuali bunganya saja yang digunakan jika ada ritual memanggil dewa. Berkurangnya jumlah pakan akan berimbas pada penurunan junlah kupu-kupu yang ada di kawasan dan jika berlangsung dalam waktu lama bukan mustahil banyak jenis kupu-kupu yang hilang dari kawasan termasuk jenis yang langka dan dilindungi.

Ke depannya perlu dipikirkan upaya pelestarian kupu-kupu di kawasan TNBD dengan melibatkan Orang Rimba yang berkaitan langsung dengan ekosistem kupu-kupu. Penyuluhan tentang kaitan antara kupu-kupu dengan kehidupan Orang Rimba perlu disampaikan secara rinci sehingga dipahami oleh Orang Rimba. Selain itu, upaya pelestarian eksitu seperti penangkaran juga diperlukan, agar jenis kupu-kupu dan pengembangbiakannya lebih terarah. Selain itu,adanya penangkaran kupu-kupu bisa menjadi objek wisata edukasi tambahan di TNBD terutama bagi pelajar-pelajar di sekitar kawasan.